Blog Khusus Untuk Masyarakat Kab.Madina

Maju bersama untuk Kab.Madina

Dari Seminar Agribisnis Hasil KKL Mahasiswa UGN

Posted by kabmadina on August 14, 2008

Pengolahan Pinang Butuh Sentuhan Pemerintah

Agrobisnis dengan komoditi pinang di Desa Sigalapang Julu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal , memiliki potensi yang bagus kedepan, karena pola pengelolannya yang relatif sederhana. Teknologi yang diperlukan pun tidak terlalu tinggi untuk mengolah buah pinang berorientasi pasar.

Dalam mendongkrak produksi pada kegiatan agrobisnis pinang di Desa Sigalapang Julu, diperlukan pembinaan dari pemerintah daerah, terutama dari segi manajemen, kultur dan etos kerja masyarakat di desa itu.

Demikian rangkuman hasil penelitian pada Kuliah Kerja Lapangan (KKL) para mahasiswa Universitas Graha Nusantara (UGN) Padang Sidempuan di Desa Sigalapang Julu yang diseminarkan di aula Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan.

Disebutkan, masyarakat di Madina masih benyak yang menganggap komoditi pinang sebagai tanaman yang kurang memberikan kontribusi ekonomi dan tanaman pinang juga msoih dijadiukan tanaman yang tidak begitu penting serta tidak begitu mengharapkan buahnya sebaai komoditi pertanian.

Tetapi, berdasarkan penelitian mahasiswa di terhadap seorang warga yang memiliki usaha pengolahan dan pengawetan buah pinang di Desa Sigalapang Julu, ternyata untuk menggerakkan agrobisnis komoditi pinang memiliki prospek yang cerah dengan penerapan teknologi yang relatif ringan.

Penanganan buah pinang pasca panen sebelum pemasaran hanya membutuhkan bahan-bahan sederhana dan perlakuan yang tidak menguras modal. Pinang perlu diawetkan untuk menajaga kualitas selama beberapa lama dalam rentang masa pengiriman dan penyimpanan buah pinang.

Mengawetkan buah pinang, menurut hasil study mahasiswa di Desa Sigalapang Julu, hanya memerlukan bahan-bahan gambir, soda, itak sontang dan air. buah pinang sebanyak 40 kilo gram direbus dalam kuali dengan bahan 2 ikat gambir, tiga bungkue soda dan satu potong itak sontang. Direbus hingga mendidih selama lima lima menit lalu diangkat untuk seterusnya dijemur sampai kering.

Kegiatan pengolahan buah pinang, menurut mahasiaswa bisa dikembangkan di Desa Sigalapang Julu mengingat komoditi pinang di desa ini sekitar 2,5 hektar ditambah dengan potensi dari desa-desa sekitar sebagai calon pemasok pinang ke Desa Sigalapang Julu.

Pengembangan pengolahan buah pinang di desa itu akan menambah jenis usaha dari usaha tani tanaman pangan dan tanaman karet yangas selama menjadi andalan warga di desa.

Permasalah yang ada saat ini, kata mahasiswa masih menyangkut animo masyarakat yang masih rendah dan belum melihat pengolahan buah pinang sebagai peluang bisnis, padahal pengelolaannya sangat sederhana. Hal itu ditambah masih awamnya warga dalam mengolah buah pinang sebagai produk berorientasi pemasaran.

Dalam hal ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing diharapkan dapat menelurkan kebijakan yang bernuansa mendorong masyarakat Desa Sigalpang Julu untuk terjun pada agrobisnis komoditi buah pinang.

Seminar sehari ini dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Madina, Dahler Nasution, Pj Rektor UGN Padang Sidempuan Drs H Ali Akbar Siagian MM serta mahasiswa UGN.(dahlan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: