Blog Khusus Untuk Masyarakat Kab.Madina

Maju bersama untuk Kab.Madina

Gedung SD Terancam Hanyut, Warga Gunung Tua Minta Bronjong

Posted by kabmadina on August 14, 2008

PANYABUNGAN-RAKYAT MADANI

Gedung sekolah dasar Inpres Desa Gunung Tua Kecamatan Panyabungan kabupaten Mandailing Natal (Madina) terancam hanyut oleh badan Sungai Rantopuran. Jika tak dilakukan pengamanan berupa bronjong, dikhawatirkan bangunan sekolah akan hanyut digilas sungai bila meluap kelak.

Gedung sekolah ini sekarang berada sekitar 10 meter dari tebing Sungai Rantopuran akibat terjadinya pengikisan tebing pada saat peristiwa banjir banding yang melanda Sungai Rantopuran beberapa bulan lalu.

“Sungai ini meluap sekali dama setahun pada saat musim penghujan. Kadang luapan sungai menumbangakan banyak pohon-pohon kelapa dan mengikis tebing-tebing sungai. Sedangkan tebing di titik sekolah dasar ini sudah sekitar 10 meter dari pagar sekolah,” ungkap Kepala Desa Gunung Tua Jae, Syaiful Borotan kepada RAKYAT MADANI, pecan lalu.

Syaiful Borotan yang saat itu didampingi Ketua Badan Perwakilan Desa Gunung Tua Jae, Ahmad Yasin Nasutuion menyatakan jika tak segera ditanggulangi, maka nantinya dikhawatirkan gedung sekolah akan terancam hanyut oleh singai bila meluap. Sebab luapan sungai biasanya terjadi sekali dalam setahun.

Oleh karenanya, Syaiful Borotan berharap pemerintah daerah Madina dapat mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Madina untuk membangun dek pengaman pada tebing sungai di titik sekolah ini, atau berupa pemasangan bronjong.

Selain itu, setidaknya ada dua titik tebing lagi pada badan sungai yang perlu menjadi perhatian serius, yakni pada titik pemukiman penduduk Desa Gunung Tua Jae dan titik jembatan gantung di desa yang sama.

Pada titik pemukiman, kondisinya juga sangat mengkhawatirkan, dimana arah sungai sudah mengarah ke pemiukiman warga yang bila sungai meluap kelak dikhawatirkan akan menghanyutkan sejumlah rumah penduduk.

Saat ini dua rumah milik Basit Hasibuan dan Guna Lubis sudah berada persis ditebing sungai. Bahkan pondasi bangunan rumah milik Basit Hasubuan sudah terlihat bertengger di tebing sungai akibat terkikis oleh luapan sungai beberapa bulan lalu.

Sementara di titik jembatan gantung, pondasi jembatan gantung juga terancam karena belokan badan sungai sudah mengarah pada pondasi jembatan gantung itu. Oleh karenanya, Syaiful Borotan berharap Pemkab Madina segera melakukan pemasangan bronjong untuk mengamankan pemukiman penduduk dan jembatan gantung tersebut..

Jembatan gantung ini, lanjut Syaiful sangat vital kegunaannya bagi masyarakat di beberapa desa kawasan itu. Selain sebagai penguhubung penuduk darim desa ke tenpat-tempat usaha seperti persawahan dan perkebunan, jembatan ini juga menghubungkan dua desa yakni Desa Gunung Tua Jae dan Desa Gunung Tua Lumban Pasir. Disamping itu juga sarana bagi anak-anak berangkat ke sekolah. (Dahlan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: