Blog Khusus Untuk Masyarakat Kab.Madina

Maju bersama untuk Kab.Madina

PDIP Ajak Parpol Kontrol Validasi Pemilih Pemilu 2009

Posted by kabmadina on August 14, 2008

PANYABUNGAN-RAKYAT MADANI

Untuk tidak terjadi kekacauan data pemilih pada pada Pemilihan Legislatif 2009, DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mandailing Natal (Madina) mengajak seluruh parpol untuk bersama berjuang mengawal proses validasi daftar pemilih.

“Sebab data pemilih yang diajukan pemerintah kepada KPU masih data 2003. Sehingga yang perlu dikawal adalah proses kegiatan validasi daftar pemilih,” ujar Wakil Ketua DPC PDIP Madina, Iskandar hasibuan kepada RAKYAT MADANI, disela-sela Rapat Kerja DPC PDIP Madina di hotel Madina Sejahtera, Panyabungan.

Data tahun 2003 yang diajukan pemerintah ke KPU, menurut Iskandar akan sangat banyak perubahannya dengan keadaan di lapangan saat ini. Misalnya,sudah banyak yang meninggal dunia. Selain itu sudah ada juga yang saat Pemilihan Gubernur Sumut yang lalu belum berusia berhak memberikan hak suara, namun pada Pemilu 2009 sudah berhak.

“Makanya, kunci untukm mencapai akurasi data daftyar pemilih di Pemilu 2009 adalah sejauh mana kegiatan validasi pemilih yang dilakukan KPUD di lapangan. Sebab data pemilih untuk Pemilu 2009 masih data tahun 2003 yang juga dipakai untuk Pilgubsu yang lalu,” sebutnya.

Oleh karenanya, Iskandar menghimbau seluruh parpol peserta Pemilu 2009 melakukan pengawasan dan mengkontrol kegiatan validasi di lapangan agar nantinya data pemilih tidak rancu loagi seperti yang sering terjadi pada berbagai jenis pemilu selama ini.

Sementara itu, anggota KPUD Madina, Jefri Antoni SH menjawab RAKYAT MADANI, menyatakan saat ini KPUD Madina tengah melaksanakan kegiatan penyempurnaan data jumlah penduduk dan potensi pemilih setelah diajukan pemerintah daerah pada 5 April lalu. Dan dalam sepekan ini, KPUD akan memasuki tahapan validasi pemilih di lapangan.

Kegiatan validasi di lapangan akan dilakukan satu petugas per TPS (Tempat Permungutan Suara) yang dihunjuk oleh PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). “Validasi ini dilakukan setelah daftar pemilih sementara diumumkan dengan cara ditempelkan di setiap lorong desa. Daftar pemilih sementara ini juga sebagai dasar kegiatan validasi pemilih,” ujar Jefri.

Kegiatan validasi itu, menurut Jefri, seperti kegiatan absensi dimana petugas mencek nama-nama potensi pemilih apakah sudah meninggal dunia atau sudah pindah ke daerah lain.

Data-data untuk daftar pemilih sementara, imbuh Jefri adalah data jumlah penduduk dan potensi pemilih yang diajukan pemerintah dearah kepada KPUD. KPUD lantas mengolah data dari pemerintah daerah ini per kecamatan hingga per TPS sehingga berwujud menjadi data pemilih sementara. (Dahlan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: